Arsip Kategori: Backpacker Story

Macau Trip : It’s Macau (2)

Hari Kesebelas : Macau – Kuala Lumpur

Khusus hari ini kita sengaja bangun agak siang, karena pesawat kembali ke Kuala Lumpur berangkat pukul 10 malam. Setidaknya masih ada waktu yang panjang untuk melanjutkan jalan-jalan di sekitar kota Macau yang belum sempat dituntaskan.

Setelah sarapan pagi menghabiskan sisa Indomie yang dibawa, sekitar pukul 10 pagi kita check out dari Galaxy Hotel. Berhubung nanti juga akan kembali ke Airport menggunakan bus dari Galaxy Hotel, kita titipkan koper dan ransel di concierge.

Lanjut membaca

Macau Trip : It’s Macau! (1)

Hari Kesepuluh : Shenzhen – Macau

Check out dari hotel Garden Inn sekitar pukul 7 pagi dilakukan agar saat masuk ke Macau tidak begitu siang. Rute balik ke Macau memang dipilih karena tiket pesawat balik Palembang harus lewati Macau – Kuala Lumpur.

Perjalanan dari Shenzhen ke Macau ditempuh menggunakan ferry. Terminal ferry Shenzhen berada di Shekou Port, maka untuk ke sana naik metro dari Shaibu – Shekou Port. Perjalanan cukup jauh kurang lebih 1 jam perjalanan mencapai Shekou Port.

Lanjut membaca

Shenzhen Trip : Splendid China, Shopping Time

Hari Kesembilan : Shenzhen

Apa daya kaki ini masih harus tetap KiyaKiya (red: jalan-jalan), padahal tinggal 2 hari lagi backpacker saya pun harus selesai dan kembali ke Palembang.

Hari ini kami tidak ada rencana untuk mengunjungi tempat wisata. Rencana khusus di Shenzhen adalah berbelanja.

Lanjut membaca

Shenzhen Trip : Window of World, Dong Men Shopping Street

Hari Kedelapan : Hong Kong – Shenzhen

Bangun tidur sekitar pukul 5.30 pagi, saya mengucap syukur dan berkata dalam hati “Tidak terasa hari

ini pun sudah harus berpindah negara.”

Waktu pertama kali backpacker di Kuala Lumpur saya merasa kok kayak sudah lama, padahal baru beberapa hari. Cuma ini setelah mau masuk ke Shenzhen saya kepikiran wah sebentar lagi balik ke Indo, padahal masih kepengen melanjut ke negara lain.

Lanjut membaca

Hong Kong Trip : The Peak, Madame Tussauds, Sky Terrace

Hari Ketujuh : Hong Kong

Udara pagi hari ini masih 19 derajad, sejuk tapi tetap dingin. Di Hong Kong, setiap pagi selalu ada petugas yang membagikan koran gratis. Koran ini ada yang menggunakan bahasa Mandarin dan Inggris. Saya suka minta satu yang bahasa Inggris untuk dibaca saat di MTR.

Rencana jalan-jalan di hari ketujuh ini mau mengunjungi The Peak.

Lanjut membaca

Hong Kong Trip : Disneyland, Ngong Ping, Ladies Market

Hari Keenam : Hong Kong

Memang dari kamar guest house ini saya tidak dapat melihat ke arah pemandangan luar. Cuma masih disyukurin dapat kamar yang nyaman dan bisa tidur nyenyak. Pagi di Hong Kong saya mengisi perut dengan sebungkus Indomie yang dibawa dari Palembang, untungnya di guest house ini disediakan dispenser air panas, jadi ala kadarnya mie instant tinggal diseduh.

Hong Kong Disneyland

Tepat pukul 8.30 pagi, perjalanan hari ini mau mampir ke Hong Kong Disneyland (HKD). Setelah diskusi semalam bersama teman lainnya, kita putuskan untuk tidak masuk ke dalam HKD dengan alasan kalau kesana perlu waktu 1 hari penuh sampai malam, sedangkan masih ada beberapa tempat lagi yang mau kita kunjungin. Jadi jika mau ke HKD silahkan cocokkan itinerary dengan menambah 1 hari untuk berkeliling di wahana bermain Disneyland. Harga tiket masuk HKD 399, tapi kalau beli sama ibu penyewa guest house bisa HKD 370.

Lanjut membaca

Hong Kong Trip : Chungking Mansion, Nathan Road, Avenue of Stars

Hari Kelima : Hong Kong

Sampai di pelabuhan Hong Kong Ferry Terminal tepat pukul 1 siang, segera saya mencari peta Hong Kong. Masuk ke negara yang berbeda pastinya atmosfer pun berubah. Begitu menginjakkan kaki ke Hong Kong, kerasa kental bahasa yang mereka gunakan adalah Mandarin dan Cantonese, jarang saya mendengar bahasa Inggris.

Mode pakaian orang Hong Kong lebih fashionista dengan setelan jas dan dasi untuk pria, kalau wanita dengan blazer dan heels tinggi serta tidak lupa barang-barang branded. Sepintas terlihat kota ini padat penduduk dengan tingkat mobilitas yang tinggi.

Macau Trip : Senado Square, Ruin of St. Paul, Grand Lisboa Casino

Hari Keempat : Macau – Hong Kong

Bangun tidur se-pagi-pagi-nya dari hotel Florida membuat kepala saya sedikit migrain karena kurang tidur dan memang tidur kurang nyenyak. Dengan semangat backpacker saya secepat mungkin mengembalikan mood kalau ini semua masih bisa dinikmati.

Senado Square


Tujuan di pagi hari sampai siang adalah menjelajahi kota Macau. Segera bergegas mengambil peta Macau, maka saatnya mengeksplore jalanan di sekitar Senado Square. Senado Square seperti jalan sentral atau alun-alun di Macau. Jalanannya beraspal dan banyak akses ke beberapa jalan lainnya. Ditutupin oleh bangunan khas Portugis seperti Kantor Pos, Bank Macau, Gereja St. Dominic, dan bisa menuju ke Reruntuhan St. Paul. Menurut info, Senado Square ini masuk dalam daftar warisan dunia UNESCO karena merupakan bagian dari Sejarah kota Macau.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 349 pengikut lainnya.