Arsip Kategori: AHA Moment!

Hello Mister

English: Another angle of Ampera Bridge, Palem...

English: Another angle of Ampera Bridge, Palembang. Bahasa Indonesia: Jembatan Ampera Palembang (Photo credit: Wikipedia)

Sempat beberapa kali saya melihat pemandangan yang menggelitik tangan saya untuk membuat sebuah tulisan. Entah apa ini yang terjadi di Palembang atau di kota lain juga mengalami hal yang serupa. Cerita ini ada kata kunci “bule”, ya akhir-akhir ini saya suka melihat bule-bule pada lalu lalang di mall atau jalanan. Perubahan kota Palembang  yang menurut saya sudah semakin padat hingga membuat kemacetan ini saya rasa sebagai bentuk perkembangan dari sisi ekonomi di kota Palembang. Terbukti dengan beberapa ruas hotel yang sedang siap dibangun menunjukkan Palembang dapat menjadi salah satu kota wisata.

Lalu, apa hubungannya sama si bule?

Kalau di Jakarta yang mana bule-bule kalau seliweran itu sudah dianggap biasa. Komunikasi pakai bahasa Inggris juga sudah biasa untuk orang yang tinggal di Jakarta. Sedangkan, di Palembang sepertinya bule itu adalah langkah dengan warna kulit putih dan rambut warna pirang tampaknya jadi objek yang menarik untuk dilirik. Sapaan seperti “Mister.. mister..” “yess no yess no” oleh anak-anak kecil atau kenek angkot yang tampak antusias untuk berteriak ke orang asing kulit putih itu berkali-kali.

Hasil pengamatan saya, kata-kata yang sering mereka ucap tidak jauh dari “Mister”, tidak peduli dia itu wanita. Lalu biasanya diselipkan dengan “how are you..” ya beberapa kalimat dasar dalam bahasa Inggris. Menariknya si bule yang mungkin bingung sama tingkah orang-orang tersebut hanya melemparkan senyum, padahal kan yang diharapin itu dilemparin koin dolar :mrgreen:

Saya pribadi, senang jika ada orang bule yang mau berkunjung ke Palembang untuk wisata. Tandanya ada potensi pariwisata yang masih dapat dikembangkan dan tinggal dari pemerintah ikut meningkatkan citra kota. Sebagai warga, saya sendri sudah mempromosikan Palembang lewat tulisan-tulisan sebagai bahan referensi orang luar yang kebetulan sedang cari kata kunci di google lalu nyantol di blog saya.

Full Time Backpacker Blogger

Saya suka membaca tulisan dari orang-orang yang suka backpacker travelling ke mana saja. Rasanya adrenaline ini juga ikut tertantang untuk melakukan hal yang sama dan bisa menuangkannya lewat tulisan agar dapat dibaca oleh orang banyak. Saya tidak keberatan untuk meninggallkan profesi saya saat ini untuk menjadi full time travel story. Butuh sebuah lembaga yang mau mensponsori saya untuk mewujudkan passion saya tersebut.

 

Ada yang mau mensponsori saya?

Wara-Wiri Akhir Pekan

Kemarin siang karena saya habiskan waktu beberapa jam untuk jalan-jalan ke mall. Waktu sedang shopping mall, ada jam tangan yang saya suka namun namanya jualan tentu harganya suka tidak masuk akal dan harus dilawan dengan tawar menawar yang tidak masuk akal juga :mrgreen: . Waktu si penjualnya bilang kalau jam tangan ini digaransi toko 1 tahun, saya  cuma balas “Mbak saya gak perlu garansinya, paling perlu itu potongan harganya seperti yang saya pengen.” Langsung nyenggir dan pergi dari toko.

Belakangan ini saya beli suatu produk tidak begitu memikirkan garansi suatu produk, prinsipnya sederhana saja kalau rusak ya dibawa servis ke tempat yang jual, jika udah dipake 1 sampai 2 tahun berarti ada masa penyusutan rusak. Apalagi kalau untuk jam tangan, kemungkinan rusak juga abis baterai, dan tidak mungkin baterai juga digaransi sama si toko.

Keluar mall, saya duduk saja di halte busway kurang lebih satu jam. Selama satu jam cuma amati wara wiri kendaraan dan penumpang yang sili berganti. Kayak kurang kerjaan tapi nikmati saja volume kendaraan yang makin padat di Palembang.

Sekian reportase dari saya.

My New Gadget, Fujifilm Finepix S2980

Setelah melakukan beberapa riset dari browsing, saya akhirnya membeli kamera baru kelas prosumer dari Fujifilm. Sebelumnya pocket kamera saya juga dari Fujifilm. Yihaa… Fujifilm Finepix S2980 dengan harga yang menurut saya terjangkau setelah saya tanya sana-sini di toko kamera Palembang. Saya dapatnya melalui online. Harga jual di toko Palembang bisa selisih 700 ribu sampai 1 juta.

camera-front-view

Fiturnya membantu saya untuk belajar kamera pro kelas DSLR dan ukuran budgetnya masih bisa saya jangkau. Fitur utama dari kamera yang saya pilih ini karena ada pengaturan manual dan optical zoom 18x. Ada seri kakaknya, Finepix S4500 yang punya optical zoom 30x dengan selisih harga 500 ribu.

Tanya sama temen yang hobi fotografi, saya disuruh belajar dulu segitiga exposure. Masih diutak atik lagi sampai bisa dapat hasil foto yang bagus. Semoga kamera baru ini bisa menunjang aktivitas saya dan hobi baru.

Gimana Rasanya Makan Nyamuk?

Ini sebuah kisah yang konyol dan jadi pengalaman bagi saya sendiri.

Pernah kah kalian ketelan nyamuk?

Kalau belum pernah saya akan ceritakan gimana kisah konyol saya ini waktu ketelan nyamuk kemarin.

Ceritanya saya sedang memberi training di depan forum. Waktu lagi semangatnya ngomong tiba-tiba saja ada nyamuk terbang di depan saya dengan jarak sejengkal jari kita.

Lalu seketika saja nyamuk itu seolah kesedot masuk ke dalam mulut saya dan berakhir ketelan.

Hadeuh.. refleks saya langsung terbatuk-batuk di depan. Peserta training saya mungkin langsung lihat perubahan dratis saya.

Konyolll! Tapi udah terjadi mau diapain lagi.. waktu masuk ke dalam mulut masih terdengar suara ngiingg.. ngiing.. #keplok

Jadi buat kamu yang penasaran gimana rasanya makan nyamuk yaa silahkan dicoba karena selama ini nyamuk kan suka sedot darah kita, sekarang gantian kita yang sedot. Hahahay…

Mari Warnai Kotamu

Beberapa waktu lalu saya browsing dan ketemu satu website Fashionese Daily yang isinya menarik. Banyak artikel mengenai fashion dan kesehatan tentang kaum hawa yang up to date. Ternyata menyambut bulan Ramadhan ini ada kontes foto dan cerita yang saya pikir ini bisa diikuti sama teman-teman blogger lainnya. Tujuan dari kontes ini bagaimana kita berpartisipasi untuk memberikan perubahan pada kota kita.

Wah, menarik sekali bukan? Melakukan kegiatan amal dan punya kontribusi untuk kota sendiri. Ini kesempatan untuk memberi perubahan pada kotamu!

Cara ikut kompetisi ini tidak serumit ketentuan dari beberapa kontes yang pernah saya ikutin. Kita diminta untuk mengirimkan sebuah gambar area publik yang ada di kota kita. Setelah itu beri alasan mendasar kenapa tempat/area publik itu kita rasa perlu dicat ulang. Nantinya, kalau kamu dipilih oleh JOTUN Paints untuk projek ini maka hasil pilihan kita akan langsung di cat. Pastinya ada rasa bangga dalam diri karena secara tidak langsung kita membantu menjaga kota.

Untuk menambah semangat kita, Jotun Paints sudah menyediakan hadiah 1 buah iPod Nano 16 GB. WOW! iPod Nano.. selain itu bisa manjakan diri dengan belanja karena ada voucher dari Sodexo senilai 500 ribu.

Nah, jadi tunggu apalagi! Teman-teman blogger yang kepengen ikutan kompetisi blog ini caranya mudah. Pertama, kunjungi halaman Facebook Application Warnai Kotamu Photo Contest kemudian Like Fan Page Warna Impian. Selanjutnya, kamu tinggal upload foto area publik seperti taman, lapangan olahraga, taman bacaan, dsb. Tapi jangan lupa sertain judul dan deskripsi foto mengenai alasan kenapa tempat tersebut perlu di cat oleh Jotun Paints.

Baiklah, saya ingin area publik di kota saya mendapat kesempatan untuk mendapat sentuhan tangan dari Jotun Paints yang mana proses catnya itu canggih karena telah menggunakan komputer. Ada satu tempat yang saya pengen bisa dicat ulang yaitu Museum Sultan Mahmud Badaruddin II di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) karena waktu saya kesana masih ada beberapa sudut bangunan yang perlu direnovasi cat kembali. Saya kepengen masyarakat Palembang mulai menyukai datang ke museum, bisa dibayangkan kalau bangunan tersebut dicat kembali dengan warna-warna yang menarik pasti menambah daya minat dari masyarakat sendiri. Apalagi daerah BKB ini menjadi tempat berkumpulnya anak-anak muda Palembang karena dari sana juga bisa langsung melihat pemandangan Jembatan Ampera.

 

 

 

Minum Kopi Tidak Lebih dari 3 Cangkir

Cara orang menikmati pagi hari itu berbeda-beda. Salah satunya saya, pagi ini sewaktu di kantor saya ingin menikmati secangkir hangat kopi. Semacam pembangkit gairah untuk memulai aktivitas. Namun, tak elak apa yang saya rasakan kemarin itu benar-benar dahsyat.

Sehabis mengambil satu sendok penuh kopi bubuk saya langsung menyeruput. Kemudian mulai satu persatu selesaikan pekerjaan kantor. Tak selang berapa lama, saya merasakan jantung berdegup kencang. Hati saya semacam gelisah. Saya coba mencari tahu apa sih yang buat saya tiba-tiba merasa gelisah dan jantung berdegup. Tiba-tiba saya teringat apa karena saya minum kopi?

Selanjutnya, saya coba googling untuk cari tahu siapa tahu ada orang yang punya pengalaman serupa. Hasilnya, minum kopi berlebihan bisa berakibat tensi naik yang menyebabkan jantung berdengup kencang, disertai jari kaki seperti pegal/kesemutan. Sialnya, malam tadi saya sulit tidur.

Dalam satu harinya tubuh hanya mampu menerima paling banyak 300 mg kopi atau setara dengan 1 sampai 3 cangkir kopi. Lebih dari itu tubuh akan bereaksi seperti gejala jantung berdengup kencang, sulit tidur. Sedangkan saya kemarin waktu membuat kopi itu tidak menggunakan takaran, langsung diambil satu sendok penuh.

Minum kopi berlebihan saja sudah berefek buruk. Apalagi kalau minum kopi disertai merokok? Kata orang rokok dan kopi itu pasangan pas.

Mind Power

Oleh karena terbangun dari tidur saya pun jadi terpikir tentang kekuatan otak. Kenapa sih saya bisa ngomong kayak gini. Sebelum saya tidur dalam hati saya cuma katakan “besok saya harus bangun pagi jam 4″ dan mengagumkan jam 4 kurang 5 menit saya langsung terbangun tanpa perlu alarm.

Ada hal yang menarik tentunya dari kejadian ini yang saya sendiri. Saya tahu proses yang saya alami itu adalah memasukkan “sesuatu” ke alam bawah sadar. Nah, yang menjadi pertanyaan bagaimana dengan kekuatan dahsyat otak kita ini bisa diarahkan lebih baik untuk memotivasi kita, contoh yang merasa gugup karena baru pertama kali dengan mindsetnya rasa gugup itu jadi berkurang, yang pengen berbisnis tapi otak sudah terpikir kalau bisnis itu susah.

Ada dorongan seperti apa yang bisa dilakukan agar semudah terbangun jam 4 subuh itu tadi.

Ada yang pernah alami dan yang mau sharing?

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 346 pengikut lainnya.