Arsip | Desember, 2011

Gowes dan Malam Tahun Baru 2012

31 Des

Baiklah, akhirnya dengan sepeda saya pun gowes ke rumah teman. Malam ini pengen aja untuk kumpul sama mereka, ya nggak sampai bermalam. Cukup dua jam saja untuk habiskan malam pergantian tahun.

Panggang sana sini..
Goreng ini itu..
Ya cukup buat perut saya kenyang hihi…

Omong-omong ini percon di kampungku beneran sadis. Dentam dentum. Makan seirit mungkin tapi bakar buat percon lancar.

Selamat tahun baru 2012 \m/

2012 Tinggal Hitungan Jam Lagi

31 Des

Pergantian tahun 2011 menuju 2012 ini saya habiskan diam di rumah saja. Walau ada teman yang ajak untuk kumpul bareng, tapi saya memang nggak bisa untuk tahun ini.

Semoga tahun 2012 akan lebih baik dari 2011. Dan Tuhan akan selalu menyertai dalam suka dan duka.

Blue Bird di Palembang Jadi Ancaman Taksi Argo Kuda

30 Des

Hadirnya taksi Blue Bird di kota Palembang dua bulan lalu sudah cukup banyak warga yang pakai transportasi umum ini.

Blue Bird Hadir Taksi Non Argo Gelisah

Desas desus Blue Bird akan hadir sudah direspon baik sama warga Palembang yang butuh alat transportasi yang aman dan nyaman. Tapi bukan hanya respon yang baik saja yang didapat, sebaliknya dari respon orang-orang yang mengecam adanya Blue Bird di Palembang.

Kecaman ini dirasakan oleh mereka yang bekerja sebagai sopir taksi argo kuda dan taksi borongan. Pasalnya mereka cemas lahan usaha mereka disabotase sama taksi burung biru (Blue Bird).

Perlu diketahui kalau di Palembang yang semua jalur masih bisa ditempuh dengan angkot, bus kota, becak, dan jalan kaki. Pastinya jarang orang mau pakai taksi, apalagi tarif mereka adalah tarif kuda yang langsung main borongan. Biasanya taksi argo kuda ini gampang ditemui di bandara Sultan Mahmud Badaruddin 2.

Kalau Ada Tarif Argo Kenapa Pilih Tarif Argo Kuda?

Walau baru berjumlah 50 armada, Blue Bird masih beroperasi dan laris sama pelanggan. Soalnya harga yang ditawarkan itu masuk akal.

Untuk di Palembang tarifnya per KM dihitung Rp 2.500. Minimum payment Rp 20.000.

Cuma kalau untuk minimun payment ini tampaknya tidal berlaku, kalau argo cuma Rp 10.000 ya bayar segitu.

Waktu operasi Blue Bird juga tidak 24 jam mengingat tingkat rawan kriminalitas yang ada. Rawan perampokkan dan penusukkan sampai korban tewas. Apalagi pola pikir orang kan kalau kerja 24 jam itu banyak uang yang sudah terkumpul.

Biarlah Warga yang Memilih

Saya sendiri pernah coba naik Blue Bird di Palembang. Harga argonya juga masih masuk akal.

Di dalam mobil, saya ajak bicara si sopir tentang kecaman dari para taksi argo kuda itu karena dianggap merebut lahan cari uang.

Kasusnya bukan hanya di bandara saja mereka ditolak, bahkan waktu mereka ngetem di hotel pun juga sama. Kasus kemarin yang salah satu armada Blue Bird dibalik sama sopir tarif argo kuda di bandara sudah cukup arogan.

Sopir Blue Bird yang saya naikin malahan pernah diancam kaca mobilnya mau dipecahin waktu lagi ngetem di hotel.

Cuma pasti kita cari angkutan umum yang nyaman dan aman kan?

Disadari adanya Blue Bird ini bisa merubah pola transportasi warga Palmbang. Sama kayak hadirnya Trans Musi (busway-nya Palembang), angkot dan bus kota juga pernah demo untuk menolak adanya Trans Musi.

Mereka yang telah lama menguasai jalanan, pastilah rasa terusik sama orang baru yang justru menawarkan aman dan nyaman.

Di kanca Twitter tadi saya ada diskusi sama Mang Ganang dan Goiq.

Apa pelayanan Blue Bird di Jakarta seperti di Palembang?

Kalau dari Goiq justru harga Blue Bird di Jakarta lebih mahal. Saya pikir wajar saja karena dia lebih lama tinggal di Jakarta dan sering berpergian.

Sedangkan saya masih punya persepsi, kayak dapat wasiat, kalau di Jakarta naik taksi ya Blue Bird. Mereka aman dan nggak bawa muter-muter. Saya sendiri baru lima kalu ke Jakarta dan pakai Blue Bird juga dari bandara ke tempat tujuan.

Ya akan beda sama orang yang tinggal lama di Jakarta, mereka lebih kenal jalan dan tahu berapa kisaran harga. Di Jakarta sendiri saya suka pakai busway.

Semoga pola pikir kita lebih dewasa.

Insprasi Datang dan Pergi Sesukanya

30 Des

Kadang kalau inspirasi lagi kencang ngalirnya saya bisa kencang juga untuk publish di blog. Begitu sebaliknya.

Biasany ide muncul begitu saja waktu saya sedang ‘nongkrong’ pagi. Daripada ide itu nguap saya langsung ketik dari hape. Itulah yang saya suka dari mobile blogging ini. Spontan.

Selain itu kadang bisa juga datang saat saya lagi duduk sambil mengamati orang.

Kadang aktivitas duduk sambil amatin orang ini lebih kearah humanity. Padahal kalau bisa saya pengen ada ide bisnis dan bisa saya action. Itu tampaknya lebih bermanfaat ya, daripada amatin orang tapi tuh orang juga nggak peduli.

Terakhir kalau saya lihat kejadian lucu. Itu juga bisa dongkrak otak kreatifku.

Selamat mendapat inspirasi…

Huang dan Waktu

30 Des

Waktu lagi lihat kondisi hape saya, bisa jadi yang pertama kali saya lihat itu udah berapa persen kondisi baterai hape. Biasalah kalau hape yang sering dipakai untuk internet biasanya nyerap konsumsi baterai.

Nah dari sini saya lihat aktivitas kita tidak jauh dari yang namanya waktu. Bawaannya selalu ingin cepat dan cepat. Apalagi kalau waktu itu dihitung dengan cara dimundur? Bisa dibayangin gimana tegangnya orang yang divonis dokter cuma punya waktu hidup 3 bulan? dan saat itulah hidup orang itu akan mulai berhitung mundur.. 90 89 88 87 ..

Apa waktu itu sesuatu yang harus dikejar?

Padahal waktu itu ‘diam’ saja. Tetap 24 jam dalam sehari. 60 menit dalam 1 jam.

Saya lagi berlatih untuk menikmati waktu dan proses. Selama ini juga lebih gampang panikan.

Selamat hari jumat..

Berbagi Tempat Nongkrong Asik Lewat PocMap

27 Des

image

image

image

Awal tahu situs PocMap dari teman saya si Kipli a.k.a B7RU. Dia ini getol sekali ajak saya untuk follow @pocmap.

Jangan-jangan dia ini buzzer ya.. Hihihi…

PocMap semacam situs sosial yang ditujukan untuk berbagi info tempat tongkrongan yang ada di kota kita. Mulai dari restoran, mall, hotel, public area, dll.

Habis register di PocMap, saya akan beri sedikit review.

Registrasi PocMap Mudah

Tidak ribet. Cukup pakai alamat email sebagai user id. Tidak perlu akun verifikasi juga. So, bisa register lewat hape kamu kalau terhubung dengan internet.

Create Spot yang Mudah

Walau masih Beta, untuk buat titik spot juga mudah. Cukup klik create spot lalu muncul halaman untuk kita isi dengan spot-spot yang kita anggap asik.

Poin utama untuk isi spot seperti kategori spot, nama tempat, alamat, terletak di kota mana dan testimonial singkat tentang spot tersebut. Tambahan kalau ada foto bisa dimasukkan sebagai thumbnail.

Setelah saya coba sendiri pakai PocMap, situs ini sederhana tapi bisa membantu kita yang sedang cari tempat nongkrong asik.

Cukup ketik nama kota di On, misal “Palembang”. Nanti langsung muncul titik spot yang ada. Sayang sekali untuk spot di Palembang belum ada. Baru saya sendiri yang buat.

Akan lebih asik kayaknya kalau dibuat launcher khusus yang kompatibel dengan segala jenis OS ponsel. Lalu ditambah benefit lain kayak ada badge buat yang teraktif buat titik spot. Pastinya desain dari situs juga lebih eye-catching.

Yokk temen-temen yang di Palembang kita ramein di PocMap.

Follow aja twitternya di @pocmap atau kunjungi situs http://pocmap.com

Sisa Pipa Besi di Jalanan Bisa Akibatkan Kecelakaan

21 Des

image

Sisa pipa besi yang tidak tertutup rapat bisa menjadi faktor kecelakaan. Coba kalau malam hari yang minim penerangan, suka pejalan kaki seperti saya terjungkal karena ada sisa besi yang timbul.

Mind your step. Hati-hati melangkah.

Dikejar Anjing itu Rasanya …

21 Des

Gowes pagi hari ini saya coba jalur baru. Tujuannya supaya kenal daerah baru. Dan ini pengalaman pertama saya gowes lalu dikejar anjing #duniaharustahu.

Ceritanya saya lagi istirahat sebentar di pinggir jalan. Serius deh gowes naik tanjakkan itu asik buat ngos-ngos-an. Soalnya jalur yang saya ambil memang daerah yang banyak tanjakkan. Itu di daerah Hang Tuah, Kambang Iwak.

Waktu lagi mainin hape, tiba-tiba nonggol anjing yang udah dekatin saya. Dengan tatapannya saya mulai jaga jarak dan ambil sepeda saya untuk gowes secepat mungkin.

Nah, secepat itu juga si anjing kejar saya dari belakang sambil gong-gong. Nasib jalanan di depan saya itu tanjakkan!

Bisa dibayangin kan dikejar anjing dan ketemu tanjakkan waktu lagi gowes?!

Itu capeknya dobel, bung!

Ya.. anjing menggonggong saya pun berlalu senang sambil ngelus dada. Ketemu turunan tanjakkan…

Ini cerita rabu pagiku, apa cerita pagimu?

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 210 pengikut lainnya.