Arsip | Mei, 2011

Rempah-Rempah Resto : Lestarikan Budaya Indonesia

28 Mei

Sabtu siang (28/05) saya mendapat kesempatan untuk hadir di soft opening Rempah-Rempah Resto & Café. Resto yang berada di bilangan jalan Sumpah Pemuda M7, Palembang atau samping Momea FM ini sekilas tampak dari biasa saja. Namun, begitu masuk ke dalamnya, kamu bakal merasa nyaman dengan interior rumah makan ini.

Rempah-Rempah Resto

Memang kalau dari luar kelihatannya kecil, tapi begitu melangkah kaki ke dalam, kamu sudah disambut dengan ramah oleh pelayan restoran. Dan ternyata luas ruangannya! Kamu bebas pilih mau di lantai bawah atau atas. Selain itu juga ada ruangan VIP yang bisa digunakan untuk gathering atau meeting.

(lagi…)

Barong Cafe

22 Mei

Pertama kali dengar kata Barong saya ingetnya sama budaya Bali. Pikir saya tempat itu akan ada nuansa Balinya, maklum sebagai yang belum pernah menginjakkan kaki ke Bali pastinya juga pengen pergi ke sana.

Namanya Barong Café, menawarkan cita rasa masakan Indonesia. Kalau kamu sedang lapar dan pengen cari makan di mall, Barong hadir di PS Mall dan PTC Mall. Disini kamu bisa makan sekaligus berkaraoke secara gratis. Lumayanlah walau dengan sound system seadanya.

(lagi…)

Belajar Kehidupan dari Sperma Juara!

17 Mei

spermSpermatozoid atau sel sperma atau spermatozoa (berasal dari bahasa Yunani kuno: σπέρμα yang berarti benih, dan ζῷον yang berarti makhluk hidup) adalah sel dari sistem reproduksi laki-laki. Sel sperma akan membuahi ovum untuk membentuk zigot. Zigot adalah sebuah sel dengan kromosom lengkap yang akan berkembang menjadi embrio.

Sel sperma manusia adalah sel sistem reproduksi utama dari laki-laki. Sel sperma memiliki jenis kelamin laki-laki atau perempuan. Sel sperma manusia terdiri atas kepala yang berukuran 5 µm x 3 µm dan ekor sepanjang 50 µm. (wikipedia)

Don Café : Seni dan Rasa yang Komplit

13 Mei

Café yang bercitarasa klasik ini memang menyedot perhatian. Selain lokasinya terbuka sehingga pengunjung mall yang melihat langsung penasaran untuk duduk dan mencoba menu makanan yang disajikan.

Don Café, mini café yang tidak begitu luas tempatnya ini hadir di Palembang Indah Mall (PIM) lantai 1 depan Nokia Care Center. Pemiliknya seorang cowok chinese berkacamata, biasa disapa ko Mario. Ko Mario sendiri yang meracik dan memasak sendiri setiap pesanan dari konsumen. Berawal dari hobi dia menekuni ilmu masak di Australia.

(lagi…)

Nikmati Paket Promo di Noodles Café

13 Mei

Terletak di Palembang Square Mall, tempat makan yang dominan mie ini biasa saya kunjungin. Noodles, namanya sudah tidak asing lagi. Di Jakarta, Noodles ada di Citra Land Mall, tempat lain saya kurang tahu.

Nuansa merah-hitam seolah menjadi desain yang khas dari mereka. Mulai dari meja sampai kursi diatur dengan warna yang senada. Kemudian sebagai ornamen ditempelkan mie, bihun, kwetiau yang sudah dikeringkan seolah menjadi wallpaper dari interior yang diletakkan di dinding.

(lagi…)

Segarkan Dahaga dengan Es Kembang Tahu

13 Mei

Awalnya saya nggak tahu sama penjual es kembang tahu ini. Berhubung dari teman kerja yang ngajak nongkrong di Taman Kambang Iwak, saya baru tahu ada penjual kembang tahu.

Es kembang tahu dibuat dari kacang kedelai yang dihancurkan kemudian diolah kembali. Sehingga teksturnya lembut berwarna putih susu. Selanjutnya kembang tahu ini dicampur dengan air jahe dan ditambahin es serut. Maka jadilah seporsi es kembang tahu yang nikmat dan menyegarkan dahaga.

(lagi…)

Hipnotis : Wow Fantastis! Perpaduan Sempurna secara Visual

13 Mei

“Kriuk… kriuk..” sambil mengunyah gorengan ayam Original Recipe, saya keasikan nikmati menu makan sore. Tetap ya KFC memang ayam goreng paling lezat menurut survey saya sama 10 teman saya, 2 di antaranya lebih mengakui gorengan ayam emak mereka masing-masing Rolling on the floor laughing.

Suasana KFC Kambang Iwak sore itu lumayan ramai, barangkali orang baru pulang kerja ingin santai sejenak sambil menunggu macet di jalanan.

(lagi…)

1000 post

11 Mei

Malam ini waktu saya lagi buka dashboard blog ini, cukup bikin senyum melebar. Gak terasa jumlah postingan blog udah genap 1000 post.

Bukan soal kuantitas tulisannya berapa, tapi kualitas tulisannya. Saya sendiri merasa ada perubahan-perubahan hasil eksperimen saya, mulai dari coba belajar bikin tulisan fiksi, belajar gaya bahasa, sampai belajar bikin cerita komedi serial Galeb.

1000 post

Tadi siang juga chat sama teman, keknya dia lagi kerajinan buat baca blog saya dari awal sampai akhir. Beberapa kali dia kasih link blog saya, saya sendiri kadang lupa pernah nulis kayak gitu atau nulis dengan bahasa gitu. Bahasa gitu itu yang gimana? Bahasa yang keknya ini yang nulis Huang apa bukan sih Open-mouthed smile.

But, enjoy lah… semoga tetep menyempatkan diri untuk ngeblog.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 210 pengikut lainnya.