Arsip | Juni, 2010

Go INAICTA 2010!

26 Jun

Minggu depan (03/07), superteam kami akan melaju ke INAICTA 2010. Tahap 2, penjurian dalam bentuk diskusi mengenai karya berupa sistem yang selama ini telah diterapkan di tempat kami.

Go Go Go.!!

 

p.s : wish all the best.., see you at FX Plaza.

Amankah Kiranti diminum cowok?

12 Jun

15.00 PM

Waktu yang suntuk, dibilang mau coffee break nanggung karena satu jam lagi mau balik. Mau ngaso aja juga nanggung yang ada kerjaan numpuk lagi buat besok. Mau chit-chat sama temen mereka juga lagi sibuk. Namun, hidup itu selalu tidak dapat diprediksi—unpredictable, beitu kata teman saya. Seorang teman, teman cowok menyapa saya lewat YM.

(lagi…)

Sebuah Pelayanan yang Menyentuh Hati Non-Muslim

11 Jun

Ketika orang sedang ribut membuat membenteng yang menandakan eksklusif dirinya, saya ingin membuat jembatan yang dapat menghubungan saya dengan mereka. Sama waktunya saat pengetahuan saya tentang perbankan syariah belum cukup, saya hanya melihat sudut pandang bahwa bank yang berasas syariah tersebut hanya milik orang pribumi/muslim bukan untuk saya yang beretnis tionghoa/non-muslim.

(lagi…)

Faith Potatoes

10 Jun

Nature has its own way to preach the good news. I want to prepare the field to receive the good news.

You’re rotting

10 Jun

I know you two-faced people. Not behind but in front of me you dare to stab me!

Don’t make as pressure

10 Jun

People are now increasingly being understood. It was as if he/she is a victim.

[Kuliner] Surabi Enhai

9 Jun

Pikiran saya malam itu hanya pengen coba kuliner baru di Palembang. Setelah kehadiran Surabi Akang, sekarang di kawasan Kambang Iwak juga hadir namanya Surabi Enhai. Apa yang menarik dari Enhai?

Koper : Dak Ada Judul

3 Jun

Balik kantor tadi sore saya papasan sama adik tingkat saya sewaktu kuliah. Tanya kabar ini itu, di dapat kalau kemarin dia sudah resign dari kantor barunya. Jawabnya biasa persiangan saling sikut sesama rekan kerja. Adik tingkatku disuruh putuskan dia atau teman dia yang hengkang dari kantor? Akhirnya adik tingkatku lebih memilih dia sendiri yang hengkang.

Asal muasal cerita karena aturan kantornya yang membatasi ruang atau hak pegawai, mungkin, untuk istirahat sejenak. Karyawan mencoba untuk melakukan browsing dan chatting. Saat adik tingkatku sudah menyelesaikan pekerjaannya, maka dia coba online sejenak di YM. Ternyata ada rekan kerjanya yang iri hati nan dengki yang melaporkan sama atasannya. Akibatnya ya seperti yang saya ceritakan di atas. Padahal rekan-rekan kerjanya juga melakukan hal yang serupa.

Apa mau dikata, saya sendiri juga mengalami dan pasti orang kantoran juga sering mengalami hal yang sama. Saling sikut untuk mendapatkan posisi atau menjatuhkan rekan kerja secara tidak sportif. Saya sendiri juga harus “adaptasi” sama kayak apa yang adik tingkatku alamin. Semoga saja kejahatan dapat dibalas dengan kebaikan.

Amin.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 210 pengikut lainnya.