Arsip | September, 2009

Klik Klok

29 Sep

01Engko, sapaan untuk pria dewasa dalam etnis Chinese. Engko ini profesinya sebagai tukang duplikat kunci. Segala jenis kunci, mungkin, bisa dia bikin. Namun tergantung dari tingkat kerumitan yaa.. soalnya tadi waktu aku lagi menunggu dia selesai duplikatkan kunci rumah, ada seorang ibu mau duplikat kunci kulkas yang patah kebelah dua, tapi si engko ini bilang nggak bisa karena rumit. Mungkin rumit untuk mencocokkan potongan kunci yang sudah patah itu, atau apa.

Cuma yang aku tahu, engko ini sudah ada sejak aku masih belom sekolah sd dia sudah membuka usahanya di kawasan Sayangan atau lebih dikenal sebagai China Town. Jadi kalau mau ditotalin yaa sesuai dengan umurku sekarang 21 tahun dia masih eksis sebagai tukang duplikat kunci. Terus terang, cuma engko ini yang aku tahu sebagai tukang duplikat kunci. Untuk di daerah lain aku gag tahu. Ada sih satu, tapi katanya kurang akurat kalau dia bikin. Anaknya juga masih muda gitu. Kayaknya masih ada si tua dan si muda. Ada kalanya percaya sama si tua karena dia udah lebih berpengalaman. Lagipula kenapa tadi pilih engko ini karena harganya lebih murah. Satu kunci dihargai Rp 6.000,- kalau yang anak muda itu Rp 7.500,-.

p.s : Bisa bikin duplikat kunci brangkas Bank Indonesia gag ya? :D

U made me so gratefull

28 Sep

053

Sopir angkot berpeci?

(lagi…)

Sugar, wanna do?

28 Sep
Sugar, I want to love you with the perfect way.
Sugar, I want to make people jealous of our love romance
Sugar, I want to kiss every inch of the existing parts of your body.
Sugar, I want to link your lips with my lips. interest in the trough of a dancer
Sugar, I want to enter your body together with
Sugar, i wish you know my feel
~xoxo~

f.l.a.v.o.r

27 Sep

Feels like
Feel happy
Feels lonely
Felt loved
Felt hate
Was upset
Felt miss
Felt disappointed
Was lazy
Pain
Feel healthy
Felt satisfied
Was quite

All think that’s just false, to come and go without permission.

But I believe this feeling that comes from what we do. I can still feel grateful for this feeling.

Maybe it will Miyabi

27 Sep

01

Miyabi_full.wma

Durasi satu setengah jam.

Full lagi.. mau??

(lagi…)

Rasa Bintang 3

26 Sep

parade

(lagi…)

Benthanks

26 Sep

DSC04947

(lagi…)

Ketika Cinta Berlebihan

25 Sep

DSC04929

Basbanggg…
hehe…
Tapi belom lah kan aku lagi mau angetin lagi.. hehe..

Yaakk.. nonton KCB 2! Berhubung KCB 1 aku lom nonton, aku pikir ga ngefek juga.. toh bisa tanya sama temen samping kenapa ini dan kenapa itu. Sisanya nonton ajaaa… ga perlu berkomentar lanjut. Hehehe..

Katanya, KCB 2 ini sedih bahkan menyedihkan sampai-sampai judulnya berubah menjadi Ketika Cinta Bertangisan. Haha.. lebay.. tapi lebih lebay lagi adegan-adegan di KCB 2 ini.

#1
Adegan waktu adeknya Azzam dapet piala: “piala ini untuk kakakku .. bla..bla.. yang telah .. bla bla..” sambil berisak tangis. Mimiknya itu loh… bikin aku ketawa.

#2
Adegan ibunya Azzam nyindir anaknya kenapa belum kawinnnnnn.. hohohoh.. sumpah aku ngakak neh.. Tuh orang jadi “terpojok”. Yaa.. nih sama aja tuntutan orang tua pengen cepat gendong cucu.

#3
Adegan menyapu! Aduh ampun … kok si sutradara bisa masukin scene menyapu kayak barisan tentara yaa?? menyapunya itu loh.. gag ada kotor, masing mending ada daun-daun kering.. wkwkwk..

#4
Adegan Azzam dan Ana merid, waktu mereka saling bertatap-tatapan.

“Kita sholat dulu yaa…”
*mesam-mesum*
“Selanjutnya…”

SENSOR!

Yaahh.. di sensor ganti scene baru.. hihihi..

Okee… itu aja sih yang mau dibilang: Jadi KCB 2 bukan film menyedihkan, melainkan film too much :D

p.s : Aku ga nolak buat nonton dua kali :p

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 210 pengikut lainnya.