Sukses = Pendidikan

Juni 24, 2008

Hari ini di kampus saya (ST Musi) ngadain acara seminar pendidikan dengan pembicara Helmy Yahya. Tema yang dibawahkan berjudul “Peran Kurikulum Pendidikan di Indonesia Dalam Menumbuhkan Motivasi Diri untuk Berkarya”.

Acaranya ini harusnya diadain tanggal 23 Juni 2008, tapi diundur dikarenakan kesibukan Bung Helmi yang padat. Namun walaupun terkesan kurang profesional karena adanya pembatalan pada hari H, ternyata antusiasme orang untuk ikutin seminar itu tetap ada, buktinya rating seminar Helmi lebih berkali lipat dari rating-nya seminar buat acara Metode Penelitian: Pembahasan Kuesioner yang dibawain oleh Bu Rina. Hehehe.. akhirnya saya membolos ikut seminar Bu Rina dan lebih memilih Bung Helmi.

Oke, pada hari sebelumnya sempat berpikiran kalau Bung Helmi ngadain acara ini sebagai acara terselubung. Terselubung dari apa? Dari meng-campaign simpatisan pada pemilihan pasangan SOHE. Wajar dong… Namun dari pada kita berpikiran terlalu jauh, ambil nilai positifnya saja.

Ada blue print antara postingan saya kemarin mengenai Kelemahan Orang Pintar, bung Helmi juga menceritakan tentang kelemahan orang pintar yang terdiri dari 3 poin tersebut. Wah dalam hati, kok bisa nyambung ya? Hehehe… Tapi ada tambahan kalau orang pintar itu biasanya gagal untuk menjual diri sendiri atau personal selling. Maksudnya di sini mereka gagal untuk menjual portofolio siapa sih mereka itu.

Bisa dikatakan kalau bung Helmi menentang pendapat Robert Kiyosaki mengenai kalau mau sukses tidak perlu sekolah. Saya pun coba berpikir, mungkin, asumsi sementara bisa dikatakan 50-50 tentang faktor pendidikan itu tidak terlalu mempengaruhi kesuksesan seseorang. Buktinya, ada anak yang di kelas nampak ugal-ugal-an tapi ternyata bisa jadi sukses di kemudian hari. Atau faktanya Bill Gates pun juga bukan lulusan anak kuliahan kan? Namun, saya sendiri berpendapat apa salahnya kalau ditunjang juga dari pendidikan? Memang dalam pendidikan 90% adalah hard-skill, sisanya 10% adalah soft-skill. Jadi lebih banyak teori daripada prakteknya.

Entry Filed under: Diskusi. Tag: , , , , , , .

2 Comments Add your own

  • 1. Deddy Huang  |  Juni 26, 2008 at 1:57 am

    @Eriek

    Iyah, ‘orang’ itu tergantung individunya masing-masing.

    Ada kan yang di sekolah nilai akademiknya pas-pas-an, eh ternyata jadi pimpinan dan karyawannya adalah orang yang satu sekolah dengan nilai yang wah.

    Balas
  • 2. Eriek  |  Juni 24, 2008 at 4:41 pm

    saya juga menentang pendapat robert kiyosaki, kalau mau sukses tidak perlu sekolah. pendidikan tetaplah hal penting untuk membentuk karakter seseorang untuk menjadi ‘orang’.

    Balas

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Coffee Addicted

RSS My Mood

Author

http://www.freecustomize.com

Deddy Huang


Dadi Wijoyo is a fan of

>

Masih dapat dijamah

Quote of The Day

Quote Of The Day

RSS Hot Coffee

Hot Topic

RSS Loveable Commentators

Banner

 Internet Sehat

Serba-Serbi

Rangking situs top di Indonesia
Site Meter TopOfBlogs
Coffee Oriental - Blogged site statistics
My Popularity (by popuri.us)

Recent Readers

View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile

Tag

anniversary award birthday blog cinta doa hape happy birthday huang humor ibu im3 indosat Inspirasi Intermezzo kebijakan keluarga kontemplasi kontes Koper kuliner L.I.F.E lingkungan love mama masa depan motivasi motivasi sukses orangtua perasaan percaya diri plurk polisi positif renungan sms social networking surabaya Teman Tuhan Tutorial uang virus wedding wordpress

Spam Blocked