Pioneer X-CM51V Micro System : Great Sound!

Tadaaaa!

Saya punya gadget terbaru dari Pioneer yaitu seperangkat Micro HiFi seri X-CM51V. Sekarang saatnya saya memberikan review mengenai perangkat audio yang kece ini.

Dengan bobot berat sekitar 6kg, Pioneer Micro HiFi X-CM51V punya packaging yang rapi. Postingan saya sebelumnya kalau perangkat audio ini bisa memproduksi suara yang mendekati (mirip) suara aslinya. Sehingga musik yang kita dengarkan suaranya jauh lebih jernih. Bass dan trebelnya empuk. Apalagi memboyong nama Pioneer sebagai brand ternama yang dikenal sejak lama.

Kira-kira seperti apa isi dalamnya?

Baca lebih lanjut

Fitur Asik Pioneer HIFI X-CM51V

Mau berbagi momen lagi nih pakai Pioneer Micro HiFi seri X-CM51V. Sudah lebih satu bulan saya pakai ternyata kebutuhan mendengarkan musik-musik favorit saya makin gampang. Kali ini saya mau berbagi fitur-fitur yang selalu saya gunakan.

Mode Sleep

Salah satu fitur yang saya sukai di Micro HiFi seri X-CM51V ini adalah Auto Off yang bisa saya atur berapa menit saya mau audio ini mati dengan sendirinya. Biasanya saya selalu setel setiap mau tidur. Pilihannya mulai dari 30 menit sampai 90 menit. Dulunya saya putar musik lewat hape, sampai besok pagi ternyata si hape langsung habis baterai. Fitur ini sederhana dan saya rasa pas untuk tipikal orang yang suka ketiduran pas dengan musik, selain hemat listrik juga.

DVD/CD

Setidaknya saya tidak perlu direpotkan menonton video lewat laptop lagi. Saya sudah bisa langsung menyetel dvd film favorit saya lewat perangkat audio yang elegan ini. Kualitas suara yang keluar dari dua speaker Pioneer X-CM51V ini sudah didukung dolby stereo. Sehingga suara akan lebih jernih dan bulat.

FM

Fitur terakhir saya tetap dapat terhubung dengan siaran radio. Untuk menambah sinyal radio kita tinggal mencolokkan antena bentuknya kabel di belakang. Mantap banget kan gadget baru saya ini dari Pioneer.

So,  dari tiga fitur yang saya sering pakai di Pioneer X-CM51V saya puas sama kualitas audio dari Pioneer. Terlebih brandnya yang sudah mendapat pengakuan. Thank you Pioneer Singapore buat giveaway nya

Pioneer HIFI X-HM21V-S Combine Great Sound and Powerfull

New Pioneer Micro System The Compact, Versatile and Complete Music Solution

Perkembangan audio sistem saat ini makin banyak produk terbaru dengan fitur yang bagus. Salah satunya perangkat audio yang sudah mengusung teknologi mikro hifi. Saat saya sedang mengunjungi toko elektronik di mall, saya ditunjukkan sama penjualnya tentang canggihnya audio yang sudah HIFI.

Seperti apa canggihnya perangkat audio terbaru dari Pioneer?

Baca lebih lanjut

Korea Trip : Busan – Kuala Lumpur – Palembang

Hari Ketigabelas dan Keempatbelas : Let’s Kiya-Kiya!

Penerbangan ke Kuala Lumpur dari Busan menempuh waktu 6 jam dan sekitar pukul 11 malam kami pun sudah sampai di LCCT. Seperti biasa untuk menghemat biaya hotel semalam, kita bermalam di bandara sampai pagi hari.

Sekitar pukul 5 pagi, saya dan 6 teman saya lain mau pergi ke kota. Sedangkan 3 teman lain menunggu di bandara saja sampai sore hari untuk penerbangan ke Palembang. Ada 1 teman saya dia extend karena lusanya mau backpacker kembali ke Hongkong. Sepertinya wish coin dia berhasil untuk balik lagi ke Hongkong tahun ini.

Naik Aerobus menuju KL Sentral memakan waktu 1 jam. Begitu sampai sekitar pukul 6 ternyata matahari di KL belum muncul. Saya ikut mengantar teman saya ke Chinatown Hotel yang ada di Petaling Street. Sekitar pukul 8 pagi, matahari baru terlihat dan turun ke depan hotel kita makan sarapan nasi vegetarian. Kami berpisah di KL Sentral, karena teman saya mau main ke Genting. Sedangkan saya sudah ada jadwal sendiri daripada menunggu sampai sore di LCCT.

Baca lebih lanjut

Korea Trip : Busan – Kuala Lumpur

Hari Keduabelas : I will be back to Seoul!

Sudah di penghujung akhir liburan, terasa masih belum puas untuk meninggalkan Korea. Masih mau menikmati cuaca dingin, salju dan menunggu musim semi. Musim semi di Korea itu seperti taman bunga sakura yang indah, banyak bunga sakura yang sudah mulai tumbuh.

Kami masih punya waktu setengah hari untuk penerbangan kembali ke Kuala Lumpur pukul 5 sore. Untuk agenda pagi kami pergi ke Busan Station, disana melihat China Town-nya Korea setelah itu kami bertolak ke Nampo Station untuk melihat Busan Tower.

Baca lebih lanjut

Korea Trip : Jeju – Busan

Hari Kesebelas : Back to Busan

Sekitar pukul 4 pagi, saya sudah bangun tidur. Padahal semalemnya tidur sekitar pukul 1. Lantas dengan kondisi sempoyongan harus segera bersiap ke bandara Jeju untuk pulang ke Busan. Pagi harinya ternyata Jeju turun hujan, berharap hujan segera reda kami pun mengambil makanan pagi sendiri di dapur. Sekitar pukul  6 pagi, hujan belum juga reda, kami memesan taksi dari hostel ke bandara dengan jarak yang tidak jauh sekitar 5 menit.

Dalam hati berkata, bye Jeju… dan sebentar lagi backpacker ini juga akan berakhir. Sempat kepikiran mau hanguskan tiket pulang dan jadi TKI di Korea *ngaco*.

Begitu naik ke dalam pesawat, saya hanya berkata : i will be back to Korea.

Baca lebih lanjut

Korea Trip : Jeju-do (West Area)

Hari Kesepuluh : Love at first sight!

Cuaca di Jeju pagi hari ini masih berkisar 9 – 10 derajad. Tidak begitu dingin seperti di Seoul atau Busan. Masih ada hangat matahari tapi tetap sejuk, makanya pakaian saya pun masih casual tidak perlu berlapis-lapis seperti di Seoul. Janji dengan driver pukul 9 sudah stand by dan dia pun on time sebelum jam 9 sudah stand by di hostel.

Kalau kemarin kita berjalan ke Jeju di area Timur, untuk hari kesepuluh ini kita pergi menjelajah tempat wisata di daerah barat. Jalan kota di Jeju seperti saya sedang pergi ke luar kota, dimana hanya banyak pohon dan pohon.

Baca lebih lanjut